Senin, 11 Juli 2011
  •      
  • Bookmark
  • Share

Enam Orang Seru di Tiga Hari Penuh!

Bareng awak HAI, enam orang ini seru-seruan di JakCloth '11.

(Penulis : Adnan Nanda)
photo by budi

Siapa di antara kalian yang sempat mengunjungi JakCloth '11 kemarin di Plaza Tenggara, Senayan? Bagi yang datang, pasti merhatiin panggung HAI Mobile Stage, yang mirip Transformer, gagah parkir di sebelah kanan pintu masuk.

Nggak jauh dari situ, ada booth yang disulap jadi kantor redaksi HAI. Makanya, lalu lintas dan set yang ada di booth tersebut pun nggak jauh-jauh dari kegiatan yang sifatnya reportase: perangkat komputer, notes, netbook, plus beberapa orang yang sibuk wara-wiri nulis berita.

Yup! Itu adalah rangkaian kegiatan yang kami namakan Reporter Experience. Sebelumnya, kami menawarkan kesempatan kepada beberapa orang untuk mengirim tulisan ke hai-online.com. Dari sekian banyak tulisan yang masuk, kami memilih enam orang beruntung. Selama tiga hari itulah, enam orang kawan kita yaitu Fariz Eka, Allin Esa Widara, Naomi Sitorus, Rahadian Sidik, Risty Juliany, dan Tua Maratur, melakukan reportase untuk HAI. Jadi, hampir sebagian besar berita tentang JakCloth '11 kemarin yang ada di hai-online.com ini, adalah jerih payah mereka.

Salut dan bangga banget melihat kegigihan teman-teman kita. Sejak hari Jumat hingga penyelenggaraan JakCloth '11 selesai di hari Minggu, nggak ada satu pun dari enam teman kita itu yang mengeluh manja atau kecapekan. Tapi ada satu orang, yakni Fariz, yang punya alasan cukup lucu ketika harus mewawancarai Ombat, sang vokalis Tengkorak. "Gue takut. Orangnya serem!" aku Fariz. Hahaha.

Tema liputan yang mereka bawa ke ruang redaksi pun beragam dan seru. Meski begitu, harus diakui juga ketika proses menulis, beberapa orang teman kita ini masih harus menemukan feel yang pas. Begitu pula dalam hal deadline. Nggak masalah kok. Hal itu hanya soal proses belajar dan jam terbang. Kami pun di redaksi masih dalam proses belajar. Toh, belajar nggak mengenal usia kan? Yang penting, selama tiga hari kemarin, kami seru-seruan bareng!

Berikut ini, saya cuma mau ngasih sedikit cerita aja sih, tentang enam orang kawan kita. Mau tahu? Ini dia:

Fariz Eka: Reporter yang satu ini terbilang unik. Nggak banyak bicara, cuma manggut-manggut saja kalau disuruh ini-itu. Punya wajah yang menurut saya nggak jauh beda dengan Dik Doank, Fariz lebih banyak bertugas di area stage. Alhasil, beberapa tulisannya nggak jauh-jauh dari reportase konser dan dari balik panggung. Gaya menulisnya asyik. Hanya saja, pola komunikasi langsungnya yang menurut saya mesti diperjelas. Coba bayangin, saya udah ngomong panjang lebar, tapi dia cuma angguk-angguk. Nggak jelas kan dia ngerti apa nggak? Hahaha.

Allin Esa Widara: Cewek yang satu ini selalu membawa hasil liputan dengan data yang amat detil. Teman-teman dari redaksi HAI yang lain pun sepakat, kalau Alin punya potensi bagus dan pas banget kerja di media. Ia bisa memaksimalkan apa yang dinamakan 'nose of news': insting untuk mengendus hal-hal yang punya nilai berita. Kalau hal kayak ini diasah terus, nggak heran kalau Allin makin khatam di dunia jurnalistik.

Naomi Sitorus: Si Naomi ini sebenarnya paling beruntung ketimbang lima orang temannya. Gimana nggak? Bareng salah satu kru HAI, Wink, Naomi sempat berada di dalam tenda artis Ocean Stage di hari kedua JakCloth '11. Otomatis, Naomi punya kesempatan untuk ngobrol-ngobrol sama personel Mayday Parade, termasuk Alex Garcia sang gitaris, yang mondar-mandir di depan Naomi. "Gue pengen foto bareng, tapi takut untuk negur dan ngobrolnya," bilang Naomi ke Wink. Wah, sayang banget ya? Padahal kesempatan langka tuh! 

Rahadian Sidik: Salah satu stage yang ada di JakCloth '11 adalah Hai Mobile Stage (HMS) yang nampilin parade band-band Demos plus bintang tamu seperti Vegan, Killed by Butterfly, dan March. Rahadian, yang lebih sering disapa Rian, punya banyak akses untuk ngobrol dengan band-band tersebut, karena memang ranah tugasnya nggak jauh-jauh dari HMS. Cowok yang satu ini memang punya pengetahuan musik yang lumayan oke, karena pada dasarnya dia juga ngeband sebagai vokalis! Nah, tipe yang kayak gini memang pas banget nulis buat HAI. Tinggal ngasah kemampuan untuk pintar-pintar melihat angle tulisan.

Risty Juliany: Biar kecil dan imut, cewek yang satu ini rupanya cukup gesit dan inisiatif. Ketika ditugaskan untuk meliput banjir diskon di JakCloth '11, Risty langsung muter ke semua booth. Dari booth clothing, aksesoris sampai jajanan, semuanya disatronin. Saking inisiatifnya, nggak jarang saya melihat dia sedang memilih baju-baju yang memang sedang diskon di beberapa booth. Hahaha!

Tua Maratur: Dari enam orang reporter, mungkin cowok yang nggak bisa dibilang muda (karena namanya Tua, hehehe) ini, yang paling bersemangat. Di hari kedua, Tua dan Fariz datang agak terlambat karena harus ujian. Begitu ke ruang redaksi sore harinya, Tua yang datang dengan terengah-engah, langsung berkata kepada saya, "Kak, saya langsung jalan liputan aja ya?". Saya pun menjawab, "Mau liputan apa? Main jalan aja. Ntar dulu, briefing dulu!" Hahaha! Nggak cuma bersemangat, Tua juga tergolong canggih dalam menepati deadline tulisan. Meski punya beban liputan yang nggak kalah banyak dengan reporter lain, tapi Tua selalu berusaha untuk datang lebih awal dari deadline. Dia pintar me-manage waktu. Nggak cuma terfokus saat liputan, tapi juga bisa memprediksi berapa lama harus menulis berita. Hasil tulisannya? Mantap!

Nah, seru banget kan pengalaman keenam orang reporter tamu HAI di JakCloth '11 kemarin? Siapa lagi yang mau ikutan?

Tenang, masih banyak kesempatan kok. Pantengin aja terus hai-online.com. Sampai ketemu di acara-acara seru selanjutnya. Cheers!


Komentar

Risty Juliany @ 12-07-2011 04:32
ikh kak adnan gak sopan kok bilang-bilang si pas sambil milih-milih baju Razz

 

 

 


Related News

Cewek Hai

baik , cantik , lumayantinggi . suka travelling

50 Vote
button_cewekhai_lainnya